RSS

Menghilangkan Gatal & Bintik Bekas Gigitan Nyamuk pada Kulit Bayi

18 Feb

gigitnyamuk1Kulit bayi relatif lembut dan sensitif terhadap rangsangan. Bekas gigitan nyamuk / serangga pada kulit bayi biasanya akan menimbulkan bentol dan bintik merah pada permukaan kulitnya. Sebenarnya, bekas gigitan nyamuk / serangga pada kulit bayi akan menghilang dengan sendirinya, sebab kulit bayi akan terus mengalami regenerasi sel. Hanya saja gigitan nyamuk / serangga bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Selain  gatal, kulit bayi menjadi bentol-bentol, tidak mulus. Rasa gatal bisa membuat tidur bayi terganggu, dan akhirnya membuatnya menangis. Sebenarnya gigitan nyamuk / serangga berbekas karena digaruk. Jadi yang sebaiknya dilakukan adalah mengurangi rasa gatal yang disebabkan oleh gigitan tersebut. Berikut ini adalah beberapa bahan yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi rasa gatal serta menghilangkan bekas bintik merah/hitam pada kulit bayi.

Kentang

kentangKentang bagus untuk menghilangkan bekas luka karena memiliki kandungan potassium serta vitamin C yang dapat mengobati bekas luka, termasuk juga bekas bintik hitam yang disebabkan oleh gigitan nyamuk atau serangga. Caranya dengan mengoleskan atau menempelkan bagian dalam kulit kentang pada bekas gigitan nyamuk atau serangga. Lakukan hal tersebut pada kulit bayi dengan perlahan.

Lidah Buaya

Mask-Aloe-Vera-Natural-Facial-TonerKandungan aloesin pada lidah buaya memiliki sifat anti radang sehingga baik untuk menyembuhkan luka. Gel lidah buaya ini dapat dibuat sendiri. Caranya, ambil satu tangkai lidah buaya, potong-potong dan ambil gelnya, kemudian oleskan pada bintik merah bekas gigitan nyamuk/serangga pada kulit bayi.

Bawang Merah dan Bawang Putih

bawang putihBawang putih dan bawang merah memiliki kandungan anti bakteri yang ampuh mengobati luka, termasuk luka merah akibat alergi atau gigitan nyamuk. Caraya: belah bawang merah atau bawang putih, kemudian oleskan pada kulit bayi secara perlahan dan hati-hati.

Lemon

lemonAmbil satu buah lemon, belah dua dan ambil airnya dengan cara diperas, kemudian ambil kapas, celupkan pada perasan lemon dan barulah oleskan pada kulit bayi yang terkena gigitan nyamuk secara perlahan. Karena air perasan lemon ini bersifat basa, sehingga tidak menyebabkan rasa perih pada kulit bayi.

Pisang

pisangKulit pisang dapat dijadikan obat untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk atau serangga pada kulit bayi. Caranya: oleskan bagian dalam kulit pisang pada kulit bayi yang terkena gigitan nyamuk secara perlahan dan hati-hati. Lebih efektif jika cara ini dilakukan menjelang bayi akan tidur.

Teh Hijau

teh hijau3Teh hijau mempunyai kandungan polifenol juga sebagai anti-oksidan serta vitamin E yang baik untuk kulit. Untuk menghilangkan bintik hitam bekas gigitan nyamuk/serangga, maka cukup oleskan air seduhan teh hijau pada bekas gigitan nyamuk/serangga. Caranya: ambil satu sendok sisa seduhan teh hijau, masukkan ke dalam satu liter air mendidih, kemudian tutup rapat dan diamkan selama 5 – 10 menit. Selanjutnya, usap dan balurkan sisa seduhan teh tersebut pada area bekas gigitan nyamuk/serangga.

Selain bahan alami sebagaimana disebutkan di atas, ada juga bahan atau obat hasil olahan pabrik yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa gatal pada kulit bayi akibat digigit nyamuk atau serangga, misalnya bedak, minyak kayu putih, minyak tawon, minyak telon atau body lotion. Bedak, minyak kayu putih, minyak tawon atau minyak telon yang mengandung senyawa mentol akan memberikan efek dingin, sehingga dapat mengurangi rasa gatal pada bekas gigitan nyamuk/serangga. Selanjutnya, agar tidak meninggalkan bekas bintik hitam di kulit, maka perlu diolesi dengan minyak telon khusus untuk mengobati gigitan nyamuk atau gigitan serangga yang lain. Adapun body lotion dioleskan setelah bayi dimandikan pada pagi atau sore hari, agar nyamuk atau serangga tidak menggigitnya.

Lebih baik mencegah daripada mengobati

Sebelum nyamuk atau serangga masuk dan menggigit bayi, maka lebih baik jika kita bisa mencegahnya dengan cara selalu menjaga dan memperhatikan kebersihan rumah dan lingkungan sekitarnya. Selain itu, ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko masuk serta menggigitnya nyamuk, antara lain:

  • Oleskan bedak, minyak kayu putih atau minyak telon pada seluruh bagian tubuh/kulit bayi, terutama bagian yang tidak tertutup pakaian setelah mandi atau sebelum tidur.
  • Selimuti tubuh bayi atau kenakan baju dan celana panjang.
  • Semprotkan obat nyamuk (yang aman) minimal satu jam sebelum bayi tidur atau nyalakan obat anti nyamuk listrik yang diletakkan agak jauh (minimal 5 meter) dari posisi bayi.
  • Pasang kawat kasa/anti nyamuk pada setiap ventilasi kamar maupun ruangan lainnya.
  • Tetap pantau kondisi bayi atau pasangkan kelambu, karena bukan tidak mungkin masih ada nyamuk yang nekat dan lolos dari upaya yang sudah dilakukan tersebut.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

(disarikan dari berbagai sumber)

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on February 18, 2015 in dunianya anak

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: