RSS

Belajar Keselamatan dari Sebuah Kecelakaan

29 Jan

accidentBelajar dan mengajar secara berkesinambungan harus menjadi bagian dari pekerja. Belajar bukanlah segala-galanya, tapi segala-galanya bermula dari belajar. Pepatah mengatakan bahwa tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai ke liang lahat. Nilai moral yang bisa kita maknai adalah janganlah berhenti belajar dan memperbaiki diri, atau janganlah  berhenti belajar karena merasa puas diri. Puas diri merupakan gejala awal penurunan budaya keselamatan. Jika dibiarkan akan menimbulkan masalah keselamatan yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan, mulai dari yang kategori hampir celaka (near miss) sampai pada kecelakaan fatal atau parah.

Setiap orang pasti ingin bekerja dengan aman dan selamat. Kalau ada kecelakaan, orang ingin segera menyelamatkan diri. Kalau terjebak, pasti membutuhkan bantuan orang lain agar dapat diselamatkan. Faktor utama terjadinya kecelakaan disebabkan oleh perilaku tidak selamat (unsafe behavior) pekerja maupun manajemen. Perilaku tidak selamat ini bagaikan gumpalan gunung es yang tidak nampak di permukaan. Puncak gunung es baru akan terlihat di permukaan laut dalam bentuk kecelakaan fatal atau cedera serius/berat. Bagaimana cara memperkecil gunung es sehingga kecelakaan yang dapat mengakibatkan segala bentuk kerugian dapat dilakukan? Perlu ada komitmen dari manajemen dan pekerja untuk menumbuhkembangkan budaya keselamatan. Belajar dari pengalaman dalam penerapan budaya keselamatan merupakan contoh model pembelajaran untuk membantu mewujudkan iklim keselamatan yang kondusif (positif safety climate) dan zero accident yang abadi di tempat kerja. Fondasi untuk memperkuat pengembangan proses pembelajaran ini adalah sikap bertanya pada setiap individu di semua tingkatan organisasi.

Pembelajaran diri dan keterbukaan merupakan pendorong bagi pekerja untuk melakukan pelaporan secara terbuka terhadap terjadinya penyimpangan atau kecelakaan kepada pihak atasan, manajemen atau pihak terkait lainnya. Belajar dari pengalaman juga menjadi salah satu upaya untuk pengembangan proses pembelajaran untuk meningkatkan budaya keselamatan secara sistematis. Hal ini penting bagi organisasi secara terus-menerus mencoba untuk meningkatkan kinerjanya agar tidak cepat berpuas diri karena puas diri merupakan suatu gejala awal adanya penurunan budaya keselamatan yang serius.

Budaya keselamatan harus dibentuk secara dua arah, baik dari pihak pekerja maupun pihak manajemen yang membentuk budaya keselamatan yang kokoh di perusahaan tersebut. Dalam suatu organisasi dengan budaya keselamatan yang kuat, manajemen keselamatan akan efektif dan dapat mewujudkan kegairahan perilaku selamat bagi pekerja.

Budaya keselamatan yang lemah akan mengakibatkan kinerja keselamatan rendah yang pada akhirnya akan terjadi masalah atau kecelakaan. Pada umumnya, di setiap perusahaan telah dipersiapkan suatu tim tanggap darurat (Emergency Response Team/ERT) yang dipersiapkan agar dapat bergerak cepat dengan semua perlengkapan keselamatan yang digunakan untuk mengantisipasi keadaan apabila terjadi kecelakaan, termasuk kebakaran dan ledakan.

Selain itu, untuk menerapkan budaya keselamatan perlu adanya motivasi dari pihak eksternal kepada manajemen untuk mendorong proses pembelajaran terhadap meningkatnya budaya keselamatan pada setiap organisasi atau perusahaan. Salah satunya dengan memberikan penghargaan atau reward yang dapat mendorong adanya upaya perbaikan, yaitu sebagai proses pembelajaran peningkatan budaya keselamatan, sekaligus dapat dimanfaatkan untuk membangun citra sebagai perusahaan yang peduli akan keselamatan.

Ambilah hikmah dan pelajaran atas suatu kejadian atau kecelakaan (incident/accident) yang menimpa orang lain, tapi jangan sampai kita belajar tentang makna dan arti penting keselamatan setelah kecelakaan menghampiri kita.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on January 29, 2015 in ramainya tambang

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: