RSS

Fokus dalam Bekerja

26 Jan

focus

Dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, ketenangan merupakan faktor penentu yang harus ada dalam diri setiap karyawan. Ketenangan dimaksud tentu saja tidak hanya menyangkut ketenangan batin saja, tapi juga yang tak kalah pentingnya adalah ketenangan fisik. Apa pun kondisi di lingkungan kerja, kita harus berusaha tetap tenang karena ketenangan ini akan menjadikan diri kita fokus. Jika tenang, maka kita dapat mengontrol rasa kehawatiran dan kecemasan serta gangguan-gangguan kognitif lainnya. Ketenangan ini juga menjadikan kita tetap waspada terhadap adanya bahaya, dapat berpikir jernih, tidak terburu-buru dan tetap fokus pada pekerjaan.

Ketenangan dalam bekerja dapat dicapai dari dua aspek, yaitu melalui diri karyawan dan lingkungan sekitarnya. Aspek dari diri karyawan menyangkut ketenangan yang dapat dibentuk dengan memulai kebiasaan-kebiasaan kerja yang baik, seperti tidak terburu-buru dalam kerja, tidak mudah panik, meningkatkan spiritualitas, dll. Dari aspek lingkungan yang harus diperhatikan, antara lain kepemimpinan atau leadership dimana setiap pengawas atau kepala bagian harus menjalankan perannya dengan benar, misalnya memastikan semua karyawan bekerja dengan baik, lancar dan tenang; memenuhi fasilitas yang dibutuhkannya; memberikan pengarahan yang benar; memotivasi karyawan agar bekerja dengan baik; menciptakan lingkungan kerja yang kondusif; mendesain tempat kerja agar pekerja tidak mudah stres, seperti meningkatkan aktivitas humor di dalam tim kerja; bahkan termasuk melakukan pendekatan personal ke karyawan yang sedang memiliki masalah agar tidak berpengaruh signifikan kepada pekerjaan.

Setiap karyawan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sebagai contoh ada orang yang mudah panik, ada yang mudah stres atau tertekan, ada pula yang terlihat santai dan tenang padahal dia sedang melamun sehingga tidak fokus terhadap pekerjaannya. Karena itu pendekatan terhadap tiap karyawan pun seharusnya tidak sama. Ketika karyawan mulai menunjukkan gejala kepanikan dan ketidakteraturan atau sebaliknya ada yang sudah mulai kosong pikirannya (banyak melamun), maka yang bersangkutan perlu istirahat atau tidak melanjutkan pekerjaannya. Karena hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan keselamatan proses terutama untuk pekerjaan lapangan yang tentunya banyak bahaya yang mengancam.

Untuk kondisi-kondisi yang luar biasa atau darurat memang harus ada training atau pelatihan bagi karyawan agar tetap tenang atau tetap terorganisir dalam kondisi yang panik serta diperlukan adanya personil yang ahli dalam situasi darurat untuk mengkondisikan suatu keadaan agar tetap terkoordinir atau terkendali. Terlepas dari situasi-situasi luar biasa atau darurat yang harus dihadapi dengan kesiap-sediaan dan persiapan khusus, bagaimana pun ketenangan merupakan suatu keadaan yang selalu diperlukan. Oleh karena itu, di lingkungan kerja diperlukan karyawan-karyawan yang fokus bekerja dimana mampu bersikap tenang dan tidak gampang panik dalam segala situasi dan kondisi. Bekerja dengan tenang atau dengan kata lain fokus dalam bekerja merupakan salah satu kunci agar suatu pekerjaan memberikan hasil yang lebih maksimal, yakni aman, selamat dan efektif.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on January 26, 2015 in ramainya tambang

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: