RSS

Sepenggal Cerita tentang Tanah Kelahiranku

02 Jan

Omahku TampirAku lahir dari keluarga di sebuah desa di lereng Gunung Merbabu yang masih hijau dengan ladang/tegalan dan sawahnya serta berhawa sejuk – dingin bernama Tampirwetan.

Tampirwetan adalah sebuah desa di Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Nama Desa Tampirwetan konon berasal dari nama seorang kyai cikal bakal desa ini, yaitu Kyai Sampir. Karena menurut kepercayaan masyarakat Tampirwetan beliau seorang kyai, kemungkinan besar dahulunya beliau adalah penyebar agama Islam.

Desa ini sangat mudah dijangkau karena tersedia angkutan umum dan jalanan menuju desa ini sudah berupa aspal meskipun dengan kontur jalanan yang berkelok-kelok dan naik-turun. Desa Tampirwetan dapat ditempuh sejauh kurang lebih 4 km dari Blabak, 6 km dari Mertoyudan (Jl. Yogyakarta – Semarang) dan 4 km dari Candimulyo. Kondisi lalulintas akan menjadi ramai saat menjelang lebaran dan selama lebaran mengingat jalan ini merupakan jalur alternatif ketika terjadi kemacetan di jalur utama Yogyakarta – Semarang.

Secara geografis, letak desa ini berada di sebelah Baratdaya lereng Gunung Merbabu dengan radius sekitar 20 km dari puncak Merbabu dan Merapi. Untuk batas wilayah, Desa Tampirwetan berbatasan dengan Desa Tampirkulon di sebelah Barat, Desa Tegalsari dan Desa Podosoko di sebelah Utara, Desa Beningan di sebelah Timur serta Desa Treko dari Kecamatan Sawangan di sebelah Selatan. Wilayah Desa Tampirwetan diapit oleh dua aliran sungai yaitu Sungai Anggas di sebelah Utara dan Sungai Legono di sebelah Selatan. Kedua sungai ini bermuara di Sungai Elo yang berada di sebelah Barat Kecamatan Candimulyo.

Sebagian besar wilayah Desa Tampirwetan merupakan area pertanian berupa ladang/tegalan dan sawah dengan sistem irigasi bersumber dari mata air Ngudal yang mengalir sepanjang tahun. Desa Tampirwetan terdiri dari beberapa dusun, yaitu Tampirwetan I, Tampirwetan II, Karangampel dan Trisip. Mata pencaharian penduduk umumnya bertani, sebagian lain bekerja sebagai wiraswasta, buruh, pedagang dan sebagian kecil PNS, namun banyak pula yang merantau ke luar kota, di antaranya Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta.

Ada jenis makanan unik dan menjadi salah satu ciri khas makanan dari Magelang pada umumnya, yaitu ‘pothil‘. Pothil merupakan camilan yang terbuat dari bahan baku ketela atau singkong dengan rasa dasar gurih dan enak. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, kini sudah diproduksi pothil dengan beraneka ragam rasa seperti keju, pizza, pedas, dll. Cara pembuatannya cukup sederhana, dimana singkong (yang bagus adalah singkong jenis kleteng) yang sudah dikupas dan dicuci kemudian diparut. Hasil parutan lalu di-bleng atau didiamkan selama beberapa waktu dan kemudian ditumbuk/dihaluskan dan dicampur dengan bumbu atau rempah-rempah menjadi adonan yang siap dibentuk. Pothil biasanya berbentuk cincin yang dibuat menggunakan cetakan jari atau alat bantu seperti batang bambu berdiameter kecil selayaknya jari atau yang sedikit lebih besar. Pothil yang sudah dibentuk kemudian digoreng hingga berwarna putih, kuning atau coklat keemasan. Sampai di sini, pothil siap disantap untuk dijadikan camilan sebagai menu tersendiri, menjadi lauk ataupun dicampur dengan makanan lain semisal bakso, soto atau mie ayam. Hati-hati saat mencoba menikmati makanan ini karena ada sensasi ketika camilan berbentuk seperti cincin tebal ini memasuki mulut kita.. yaitu ada kalanya ada bunyi yang memecah keheningan… klethak…. karena saking kerasnya!! (rmd_02012014)

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on January 2, 2014 in indahnya dunia

 

Tags: , ,

One response to “Sepenggal Cerita tentang Tanah Kelahiranku

  1. citraelo

    January 13, 2014 at 3:55 pm

    Nice Article Mr. Rochmad, Warm regards from us.. @CitraElo

    CitraElo Rafting | Arung Jeram

    Like

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: